UPAYA MEMBANGKITKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPS TENTANG KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI BUDAYA BANGSA MELALUI BELAJAR KOOPERATIF DAN KOLABORATIF DI SDN ………………………… KECAMATAN ………….. KABUPATEN …………………

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagian dari mata pelajaran Non Eksakta, tetapi tingkat kesulitan materi membawa dampak bagi siswa kurang berminat. Hal ini disebabkan oleh salah satu ciri dari materi IPS yang bersifat umum. Ada istilah yang menyebutkan bahwa mata pelajaran IPS dengan sebutan Ilmu Pengetahuan Umum.

Pandangan masing-masing siswa secara mayoritas pada mata pelajaran IPS sangat sulit, dan sangat menuntut pemahaman runtinitas belajar dengan giat. Mata Pelajaran ini juga menuntut pemahaman yang akurat. Seringkali potensi anak yang kurang mendukung, maka hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS ini secara otomatis mayoritas rendah.

Bagi guru yang mengajar mata pelajaran IPS juga dinuntut kesiapan yang serius dalam mengusai materi. Seorang guru yang mengajar IPS apabila tidak menguasai materi, dalam penyampaian materi kepada siswa akan disibukkan dengan membaca daripada menjelaskan materinya.

Kesulitan lain sering dijumpai, manakala guru dan siswa membahas soal yang bersifat subyektif. Hal ini memancing pertanyaan-pertanyaan dan usulan-usulan tentang jawaban yang dimiliki oleh setiap siswa. Dampaknya ketika guru menentukan skor nilai juga tidak terkontrol patokannya.

Fenomena diatas sekaligus menjadikan dasar pemikiran bagi penulis untuk mencari alternatif yang tepat dalam mengembangkan pembelajaran IPS bagi siswa. Alternatif ini diharapkan dapat membangkitkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Apalagi di era model pembelajaran yang bersifat kontemporer sekarang ini, guru semakin dituntut untuk mengembangkan pembelajaran IPS yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Dan argumentasi tersebut, didalam pengelolaan kelas, guru harus mampu menentukan alternatif model pembelajaran yang tepat termasuk dalam menentukan metode, pendekatan, sarana dan media yang sesuai dengan yang dibahas dalam setiap proses pembelajaran.

Dalam kegiatan perbaikan pembelajaran ini penulis mengangkat sebuah model pembelajaran yang disebut belajar kooperatif dan kolaboratif. Model pembelajaran ini menawarkan pada guru maupun siswa dapat berperan aktif dan mengurangi kejenuhan siswa dalam pembelajaran IPS. Ciri utama dari model pembelajaran ini adalah sangat menghargai perbedaan intelektual.

Maksud dan tujuan model pembelajaran ini diterapkan adalah untuk menanamkan penguasaan materi-materi dalam pelajaran IPS secara mendasar, sehingga dapat membangkitkan potensi siswa dalam berargumentasi. Maka dapat ditegaskan masalah yang diangkat dalam penelitian tindakan kelas ini adalah upaya meningkatkan minat belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran mata pelajaran IPS tentang kedudukan Pancasila sebagai budaya bangsa melalui belajar kooperatif dan kolaboratif.

B. Rumusan Masalah

Dari paparan diatas dapat diambil sebuah rumusan masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana penerapan model pembelajaran belajar kooperatif dan kolaboratif dalam proses pembelajaran tentang kedudukan Pancasila sebagai budaya bangsa ?
  2. Apakah model pembelajaran belajar kooperatif dan kolaboratif dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPS ?

C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

  1. Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif dan kolaboratif dalam proses pembelajaran IPS tentang materi kedudukan Pancasila sebagai budaya bangsa.
  2. Mendeskripsikan tentang tingkatan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran IPS dalam pembahasan materi kedudukan Pancasila sebagai budaya bangsa dan melalui model pembelajaran belajar kooperatif dan kolaboratif.

D. Manfaat Penelitian

Beberapa manfaat dari kegiatan perbaikan pembelajaran ini, antara lain :

  1. Secara urgensif sebagai peningkatan kompetensitas bagi guru yang melalukan perbaikan pembelajaran.
  1. Hasil kegiatan ini yang telah disusun menjadi laporan akan menambah referensi pada satuan lembaga pendidikan tersebut.
  2. Bilamana penelitian ini menghasilkan kesimpulan dan hasil yang valid maka akan bermanfaat sebagai acuan bagi praktisi pendidikan dalam mengembangkan kompesitasnya.

 

Tentang ptk penelitian tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ptk, proposal penelitian tindakan kelas, contoh penelitian tindakan kelas, laporan penelitian tindakan kelas, penelitian ptk, contoh ptk, proposal ptk, laporan ptk, ptk bahasa

kami mempunyai koleksi PTKdan PTS yang dapat digunakan sebagai bahan referensi atau acuan dalam pengembangan penelitian tindakan kelas (PTK) selanjutnya. Dan juga menerima kerjasama dalam mempublikasikan PTK dan PTS di sini, sebagai ganti karya anda akan di hargai, sehingga dari pihak pembeli dan pembuat PTK dan PTS saling di untungkan.
Pos ini dipublikasikan di Kumpulan PTK dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s